Wednesday, September 10, 2008

Tagged Under: , , ,

Cantik dengan Jamu




Untuk mendapatkan penampilan yang "manglingi" atau terlihat bersinar dan istimewa di hari pernikahan, perawatan luar saja belum cukup, sebaiknya calon mempelai perempuan juga melakukan perawatan dari dalam. Misalnya dengan minum jamu, menjaga makanan, berolahraga dan meditasi, sampai puasa.

Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Dibuat dari bahan-bahan alami seperti akar-akaran, daun-daunan dan sebagainya, jamu biasanya berasa pahit dan perlu ditambah pemanis agar rasanya lebih dapat ditoleransi peminumnya. Dahulu kala, minum jamu merupakan tradisi yang dilakukan oleh para putri keraton Jawa untuk menjaga keindahan kulitnya. Tetapi kini kebiasaan tersebut telah memasyarakat, terlihat dari banyaknya penjual jamu gendong.

Bagi calon pengantin, minum jamu dilakukan untuk menjaga stamina menjelang hari H dan pada saat malam pertama. Jamu yang biasa diminum calon mempelai wanita biasanya berupa jamu instan dan jamu racikan sendiri. Yang termasuk jamu instan antara lain :

Jamu singset

Untuk melangsingkan/memperindah bentuk tubuh, mengurangi rasa mudah lapar, mengurangi lemak yang berlebih. Jamu ini sangat dianjurkan untuk calon mempelai yang memiliki kelebihan berat badan.

Jamu perawatan wanita

Berkhasiat untuk menghilangkan rasa letih dan lesu, memperbaiki pencernaan dan peredaran darah, menghilangkan aroma badan yang tidak sedap serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Sedangkan jamu racikan sendiri misalnya kunyit asam yang berguna untuk melancarkan peredaran darah, menghilangkan bau badan dan mencegah jerawat. Bahan-bahannya terdiri dari asam jawa, gula aren, cengkih dan kayu manis yang direbus lalu disaring dan ditambahkan parutan kunyit yang segar.

Jamu lain yang dianjurkan adalah jamu Ron Warih Saliro, yaitu jamu kunyit asam ditambah daun sirih dan delima putih. Jamu ini berkhasiat untuk menghilangkan keputihan, lendir serta bau tidak sedap. Ada pula jamu Kamaratih Kamajaya atau rebusan cabe puyang dengan kunyit asam.

Untuk mendapatkan jamu-jamu tersebut relatif mudah. Anda bisa mendatangi gerai jamu atau membelinya di penjual jamu gendong. Selain itu, beberapa spa dan pusat perawatan tubuh menyediakan jamu setelah Anda melakukan perawatan.

Sumber: www2.kompas.com


Share

3 comments:

tyas said...

sampe sekarang masih rajin minum jamu kunyit asem... ramuan tradisional memang terbukti berkhasiat..

LDs said...

aku juga suka minum jamu..

jetty said...

nice article.. thanks for sharing.. keep posting, sist..